Gennus.id | Riau – Guru kelas jauh SDN 007 Tapung, Romawati, kembali menjadi perhatian setelah video mengenai kondisi sekolah berdinding triplek yang sebelumnya ia viralkan di media sosial menuai sorotan publik. Kali ini, Romawati muncul memberikan klarifikasi sekaligus menyampaikan permintaan maaf.
Sebelumnya, video Romawati memperlihatkan kondisi kelas jauh SDN 007 Desa Sungai Agung, Kecamatan Tapung, Kabupaten Kampar, Riau. Dalam video tersebut terlihat bangunan sekolah yang sederhana dengan dinding triplek dan bagian dalam yang belum memiliki plafon. Romawati juga menyampaikan harapannya agar kondisi sekolah mendapat perhatian pemerintah.
Video tersebut kemudian mendapat perhatian luas. Pemerintah Kabupaten Kampar bahkan turun langsung meninjau lokasi pada 16 September 2026. Kepala Disdikpora Kampar Helmi membenarkan bahwa bangunan tersebut merupakan kelas jauh SDN 007 Tapung dan menyatakan perbaikan akan diupayakan melalui APBD Perubahan.
Disdikpora Kampar juga menyatakan akan membangun dua ruang kelas permanen. Artinya, kondisi bangunan yang ditampilkan dalam video sebelumnya bukan sekadar informasi yang tidak terverifikasi. Kondisi sekolah tersebut memang ditemukan dan menjadi perhatian pemerintah daerah.
Karena itu, kemunculan Romawati dengan klarifikasi dan permintaan maaf setelah videonya viral memunculkan pertanyaan baru di tengah publik. Apakah klarifikasi tersebut murni merupakan inisiatif pribadi, atau ada pihak yang meminta guru tersebut memberikan penjelasan dan permintaan maaf?
Sejauh ini belum ada keterangan terbuka dari Romawati maupun pihak pemerintah yang membuktikan adanya intervensi atau tekanan terhadap dirinya. Karena itu, dugaan intervensi belum dapat dipastikan sebagai fakta.
Di sisi lain, persoalan kondisi sekolah tetap menjadi perhatian. Anggota DPRD Riau Eva Yuliana juga telah menyoroti kondisi SDN 007 Tapung setelah melakukan penelusuran dan meminta pemerintah segera membangun fasilitas yang lebih layak.
Kini publik tidak hanya menunggu realisasi perbaikan sekolah tersebut, tetapi juga penjelasan lebih lengkap mengenai alasan Romawati melakukan klarifikasi dan meminta maaf setelah persoalan fasilitas sekolah yang ia ungkap justru mendapat perhatian luas.(Rls/Red)



















