Gennus.id | Papua Pegunungan – Aksi keji terjadi lagi di Papua Pegunungan.
4 pekerja proyek jalan PT Sutan Harauli Jaya tewas diserang kelompok bersenjata di Distrik Wonimo, Kabupaten Tolikara.
7 pekerja lain selamat dan sudah dievakuasi Satgas TNI.
Korban adalah pekerja sipil. Tugasnya bangun jalan nasional. Jalan yang nantinya jadi akses sekolah, puskesmas, sembako buat warga pedalaman.
RESPON TNI: ULTIMATUM
Pangkogabwilhan III Letjen TNI Lucky Avianto langsung keluarkan ultimatum:
1. Serahkan diri + senjata ke pos TNI
terdekat
2. Kembali ke pangkuan NKRI
3. Kalau tidak, TNI akan ambil
tindakan tegas
TNI juga menyebut pelaku diduga dari kelompok OPM pimpinan Serius Wanimbo alias Joni Wanimbo alias Botak Wanimbo dan Teranus Enumbi. Saat ini pengejaran masih dilakukan.
Menurut Kogabwilhan III, target serangan ini jelas: mengganggu pembangunan. Mau bikin masyarakat di pedalaman tetap terisolasi.
Langkah TNI dari 2 sisi:
1. Wajar dan Harus
Menyerang warga sipil pekerja itu tindakan kriminal. Negara wajib hadir, wajib lindungi, wajib tegakkan hukum. Ultimatum dulu itu bagian dari prosedur penegakan hukum. Kasih ruang menyerah, kalau nolak baru tindakan tegas. Ini untuk jaga marwah negara dan beri rasa aman ke pekerja + warga.
2. Harus diimbangi pendekatan lain
Keamanan penting. Tapi akar masalah di Papua gak cuma bisa selesai dengan senjata. Pembangunan jalan, sekolah, kesehatan harus terus jalan. Dan yang paling penting: komunikasi dengan tokoh adat, gereja, dan masyarakat sipil harus diperkuat biar warga gak jadi korban terjepit.
Intinya: Kekerasan terhadap warga sipil tidak bisa ditoleransi dengan alasan apapun. Tapi penyelesaian jangka panjang butuh 2 kaki, keamanan dan kesejahteraan.
Doa terbaik buat 4 korban dan keluarga yang ditinggalkan. Semoga para pekerja lain tetap aman.(Rls/Red)
#PapuaDamai. #LawanKekerasan #BangunPapua #TNI #NKRI #RelawanJurnalistikNKRI
Sumber: Informasi berdasarkan keterangan resmi Kogabwilhan III. Proses hukum dan investigasi masih berjalan.


















