GENNUS.ID | Mekkah – Kawasan Museum Al Wahyu atau Hira Cultural District di Mekkah tak hanya dikenal sebagai destinasi religi bersejarah, tetapi juga menyuguhkan pengalaman unik bagi jamaah asal Indonesia.
Salah satu hal yang kerap mencuri perhatian adalah kepiawaian para pedagang lokal yang mampu berkomunikasi menggunakan bahasa Indonesia dengan lancar.
Tak sekadar mengucapkan kalimat sederhana, sejumlah pedagang bahkan memahami kebiasaan dan budaya masyarakat Indonesia.
Interaksi yang terjalin pun terasa akrab dan penuh canda, sehingga membuat suasana berbelanja menjadi lebih santai dan menghibur.
Cara mereka menarik perhatian jamaah pun terbilang kreatif, Beberapa pedagang diketahui menyanyikan lagu-lagu populer dari Indonesia, sementara yang lain menyebut nama tokoh politik nasional atau ungkapan khas yang familiar di telinga jamaah.
Strategi unik ini kerap direkam dan dibagikan di media sosial hingga viral oleh akun @Adli_Hibatul, hingga Akhirnya mengundang respons komentar positif warganet.
Pendekatan ramah tersebut dinilai efektif dalam menarik minat jamaah haji dan umrah untuk mampir ke lapak-lapak souvenir.
Beragam oleh-oleh khas Arab, seperti aksesori, pakaian, hingga pernak-pernik religi, ditawarkan dengan gaya komunikatif yang menghibur.
Fenomena ini membuat kawasan sekitar Museum Al Wahyu semakin berkesan bagi jamaah Indonesia.
Selain menjalankan ibadah, mereka juga mendapatkan pengalaman berbelanja yang berbeda, hangat, dan penuh kenangan selama berada di Tanah Suci. (Red)





















