GENNUS.ID | Jakarta – Manajemen ONIC Esports secara resmi merilis daftar pemain (roster) yang akan mewakili Indonesia dalam ajang M7 World Championship. Turnamen kasta tertinggi Mobile Legends: Bang Bang tersebut dijadwalkan berlangsung pada 10-25 Januari 2026 di Jakarta.
Dalam pengumuman ini, tim berjuluk “Landak Kuning” tersebut memilih untuk mempertahankan komposisi inti yang telah membawa mereka mendominasi kompetisi domestik dan internasional selama beberapa musim terakhir.
Lini depan ONIC tetap akan dikomandoi oleh sang Jungler asal Filipina, Kairi “Kairi” Ygnacio Rayosdelsol. Performa Kairi yang konsisten dengan mekanik tinggi dianggap masih menjadi kunci utama skema serangan tim.
Kehadirannya diprediksi akan memberikan tekanan besar bagi tim-tim lawan, mengingat pengalamannya yang luas di panggung M-Series sebelumnya.
Di sektor lini tengah, Gilang “Sanz” akan kembali mengisi posisi Midlaner. Sanz, yang baru-baru ini menyatakan motivasi besarnya untuk memberikan hasil terbaik bagi keluarga, akan menjadi motor serangan sekaligus pengatur ritme permainan.
Kreativitas Sanz dalam menggunakan hero-hero high-ground diharapkan mampu menjaga kestabilan tim di setiap fase pertandingan.
Sektor pertahanan dan inisiasi tetap dipercayakan kepada duet maut Nicky “Kiboy” Fernando sebagai Roamer dan Muhammad Satrya “Butsss” Sanjaya di posisi EXP Laner.
Kiboy dikenal dengan gaya bermainnya yang agresif dan crowd control yang akurat, sementara Butsss tetap menjadi “tembok” kokoh yang mampu membalikkan keadaan dalam situasi teamfight yang sulit.
Untuk posisi Goldlaner, Calvin “CW” Winata tetap menjadi pilihan utama berkat kemampuannya dalam melakukan farming yang efisien dan memberikan damage besar di fase late game.
Selain lima pemain inti tersebut, ONIC juga membawa Albert Neilsen “Alberttt” Iskandar sebagai pemain cadangan serba bisa yang siap diturunkan untuk memberikan kejutan taktis bagi lawan. Dibalik layar, racikan strategi ONIC masih akan dipimpin oleh pelatih kepala Adi Syofian “Adi” Asauri dengan dukungan analisis mendalam dari Ahmad “Mars” Abdurrahman. Kombinasi staf pelatih berpengalaman ini diharapkan mampu merumuskan draft pick yang adaptif terhadap perubahan meta terbaru menjelang pembukaan fase grup di Jakarta.
Keputusan ONIC untuk tidak melakukan perombakan besar pada skuad M7 ini menunjukkan tingkat kepercayaan diri yang tinggi terhadap chemistry antar pemain. Dengan status sebagai tuan rumah dan dukungan penuh dari ribuan pendukung di Jakarta, ONIC Esports menargetkan trofi juara dunia pertama mereka untuk melengkapi rentetan gelar juara yang telah diraih di tingkat Asia Tenggara maupun nasional. (Red)





















