Gennus.id | Pandeglang – Anggota DPR RI dari Fraksi Partai NasDem, Arif Rahman, S.H., merespons cepat keluhan masyarakat di Desa Mogana, Kampung Batu Namprak, Kabupaten Pandeglang, Banten. Melalui semangat gotong royong, Arif bersama warga setempat memulai pembangunan jembatan penghubung yang selama ini kondisinya memprihatinkan.
Langkah ini diambil setelah muncul laporan adanya warga, termasuk tiga orang anak sekolah, yang terjatuh saat melintasi akses tersebut. Jembatan sepanjang kurang lebih 10 meter ini merupakan jalur krusial bagi aktivitas ekonomi dan pendidikan masyarakat desa setempat.
Arif Rahman yang berasal dari daerah pemilihan (Dapil) Banten I (Pandeglang-Lebak) mengapresiasi inisiatif warga yang sebelumnya telah berusaha melakukan iuran secara mandiri. Ia pun memberikan bantuan stimulan sebesar Rp 5 juta untuk mempercepat proses pembangunan fisik jembatan.
“Warga Kampung Batu Namprak memiliki budaya kekeluargaan yang luar biasa dengan melakukan patungan iuran secara mandiri. Saya pribadi turut membantu Rp 5 juta untuk pembangunan ini. Jembatan sepanjang 10 meter ini sangat vital; sudah ada tiga orang anak sekolah yang jatuh di sini. Karena itu, kami memutuskan untuk bersama-sama membangun akses yang layak,” ujar Arif Rahman saat meninjau lokasi, Sabtu (9/5).
Bagi Arif, infrastruktur di perdesaan bukan sekadar sarana fisik, melainkan urat nadi harapan masyarakat untuk taraf hidup yang lebih baik. Ia menegaskan bahwa kehadirannya merupakan bentuk tanggung jawab moral sebagai wakil rakyat dari tanah kelahirannya sendiri.
“Jembatan bukan hanya sekadar penghubung dua wilayah secara fisik, tapi juga menjadi penghubung harapan dan aktivitas harian masyarakat. Semoga pembangunan ini membawa manfaat besar dan menjadi langkah kecil untuk kemajuan daerah kita tercinta,” tambahnya.
Aksi nyata legislator NasDem ini disambut haru oleh warga. Salah seorang warga setempat mengungkapkan rasa syukurnya atas kehadiran Arif Rahman yang dinilai peduli pada kondisi kampung yang pelosok.
“Baru kali ini ada Anggota DPR RI yang mau datang langsung ke Kampung Batu Namprak. Pak Arif Rahman ini asli ‘orok Menes’ (putra daerah Menes), beliau hadir mendengar suara kami yang selama ini membutuhkan akses jalan yang aman,” ungkap salah satu warga di lokasi pembangunan.
Pembangunan jembatan ini ditargetkan selesai dalam waktu dekat agar anak-anak sekolah dan warga yang membawa hasil bumi tidak lagi terancam keselamatannya saat melintas. Arif Rahman berharap kolaborasi antara wakil rakyat dan masyarakat seperti ini terus terjaga demi percepatan pembangunan di wilayah Pandeglang dan Lebak. (Red)



















