ADVERTISEMENT
  • Home 2
  • Indonesia Hari Ini
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Selasa, Agustus 4, 2026
Gennus.id
  • Login
  • Nasional
  • Daerah
  • Hukum Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Mancanegara
  • Entertainment
    Viral Riders Alphard Fajar Sadboy, Amanda Manopo Tegaskan: Bohong Semua

    Viral Riders Alphard Fajar Sadboy, Amanda Manopo Tegaskan: Bohong Semua

    Usai “Mens Rea” Pandji, Coki–Tretan Hadirkan Humor Ringan Libatkan Gibran

    Usai “Mens Rea” Pandji, Coki–Tretan Hadirkan Humor Ringan Libatkan Gibran

  • TNI Polri
    • All
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Peristiwa
    SPMB SMA Terbuka Jabar Dibuka 3 Agustus, Ini Syarat Jadwal dan Cara Daftarnya

    SPMB SMA Terbuka Jabar Dibuka 3 Agustus, Ini Syarat Jadwal dan Cara Daftarnya

    Kesaksian Keluarga: Sebelum Meninggal Sutrimo Disebut Ketakutan Usai Berselisih Dengan Ipar Febrie Soal Tambang Batu Bara

    Kesaksian Keluarga: Sebelum Meninggal Sutrimo Disebut Ketakutan Usai Berselisih Dengan Ipar Febrie Soal Tambang Batu Bara

    The Final  Bhayangkara Cup 2026: Puncak Pertarungan Awon FC Wonoyoso vs Pandawa Lima FC Kedungwuni “Siap Mengguncang Stadion Widya Manggala Krida”

    The Final Bhayangkara Cup 2026: Puncak Pertarungan Awon FC Wonoyoso vs Pandawa Lima FC Kedungwuni “Siap Mengguncang Stadion Widya Manggala Krida”

    Surat Terbuka YPK-BK untuk Presiden RI: Muh Yusuf, SE., SH., MH., Minta Regulasi Tegas dan Label Bahaya untuk Produk Makanan dan Minuman Berkadar Gula Tinggi

    Surat Terbuka YPK-BK untuk Presiden RI: Muh Yusuf, SE., SH., MH., Minta Regulasi Tegas dan Label Bahaya untuk Produk Makanan dan Minuman Berkadar Gula Tinggi

    Laga Pembuka Asean Championship 2026, Dominasi Penuh Indonesia Taklukkan Kamboja 5 – 1

    Laga Pembuka Asean Championship 2026, Dominasi Penuh Indonesia Taklukkan Kamboja 5 – 1

    PSSI Harap Justin Hubner Segera Diizinkan Tampil pada Piala AFF 2026

    PSSI Harap Justin Hubner Segera Diizinkan Tampil pada Piala AFF 2026

    Alarm Bahaya! Sebanyak 522 Anak dan Pelajar di Kabupaten Sidoarjo Tercatat Hidup dengan HIV (ODHM)

    Alarm Bahaya! Sebanyak 522 Anak dan Pelajar di Kabupaten Sidoarjo Tercatat Hidup dengan HIV (ODHM)

    Teguh Riyanto Soroti Dugaan Sikap Oknum Advokat di PN Sragen: “Mengapa Minta Saya Ditahan Padahal Tak Ada Masalah Hukum?”

    Teguh Riyanto Soroti Dugaan Sikap Oknum Advokat di PN Sragen: “Mengapa Minta Saya Ditahan Padahal Tak Ada Masalah Hukum?”

    Inggris Unggul, Skor 3-2 Melaju Perempat Final Piala Dunia 2026

    Inggris Unggul, Skor 3-2 Melaju Perempat Final Piala Dunia 2026

    Kebakaran TPA Jatiwaringin, Kapriyani: Gakkum LH Jangan Hanya Retorika, Segera Tetapkan Tersangka

    Kebakaran TPA Jatiwaringin, Kapriyani: Gakkum LH Jangan Hanya Retorika, Segera Tetapkan Tersangka

    Trending Tags

    • Golden globes
    • Climate Change
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Daerah
  • Hukum Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Mancanegara
  • Entertainment
    Viral Riders Alphard Fajar Sadboy, Amanda Manopo Tegaskan: Bohong Semua

    Viral Riders Alphard Fajar Sadboy, Amanda Manopo Tegaskan: Bohong Semua

    Usai “Mens Rea” Pandji, Coki–Tretan Hadirkan Humor Ringan Libatkan Gibran

    Usai “Mens Rea” Pandji, Coki–Tretan Hadirkan Humor Ringan Libatkan Gibran

  • TNI Polri
    • All
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Peristiwa
    SPMB SMA Terbuka Jabar Dibuka 3 Agustus, Ini Syarat Jadwal dan Cara Daftarnya

    SPMB SMA Terbuka Jabar Dibuka 3 Agustus, Ini Syarat Jadwal dan Cara Daftarnya

    Kesaksian Keluarga: Sebelum Meninggal Sutrimo Disebut Ketakutan Usai Berselisih Dengan Ipar Febrie Soal Tambang Batu Bara

    Kesaksian Keluarga: Sebelum Meninggal Sutrimo Disebut Ketakutan Usai Berselisih Dengan Ipar Febrie Soal Tambang Batu Bara

    The Final  Bhayangkara Cup 2026: Puncak Pertarungan Awon FC Wonoyoso vs Pandawa Lima FC Kedungwuni “Siap Mengguncang Stadion Widya Manggala Krida”

    The Final Bhayangkara Cup 2026: Puncak Pertarungan Awon FC Wonoyoso vs Pandawa Lima FC Kedungwuni “Siap Mengguncang Stadion Widya Manggala Krida”

    Surat Terbuka YPK-BK untuk Presiden RI: Muh Yusuf, SE., SH., MH., Minta Regulasi Tegas dan Label Bahaya untuk Produk Makanan dan Minuman Berkadar Gula Tinggi

    Surat Terbuka YPK-BK untuk Presiden RI: Muh Yusuf, SE., SH., MH., Minta Regulasi Tegas dan Label Bahaya untuk Produk Makanan dan Minuman Berkadar Gula Tinggi

    Laga Pembuka Asean Championship 2026, Dominasi Penuh Indonesia Taklukkan Kamboja 5 – 1

    Laga Pembuka Asean Championship 2026, Dominasi Penuh Indonesia Taklukkan Kamboja 5 – 1

    PSSI Harap Justin Hubner Segera Diizinkan Tampil pada Piala AFF 2026

    PSSI Harap Justin Hubner Segera Diizinkan Tampil pada Piala AFF 2026

    Alarm Bahaya! Sebanyak 522 Anak dan Pelajar di Kabupaten Sidoarjo Tercatat Hidup dengan HIV (ODHM)

    Alarm Bahaya! Sebanyak 522 Anak dan Pelajar di Kabupaten Sidoarjo Tercatat Hidup dengan HIV (ODHM)

    Teguh Riyanto Soroti Dugaan Sikap Oknum Advokat di PN Sragen: “Mengapa Minta Saya Ditahan Padahal Tak Ada Masalah Hukum?”

    Teguh Riyanto Soroti Dugaan Sikap Oknum Advokat di PN Sragen: “Mengapa Minta Saya Ditahan Padahal Tak Ada Masalah Hukum?”

    Inggris Unggul, Skor 3-2 Melaju Perempat Final Piala Dunia 2026

    Inggris Unggul, Skor 3-2 Melaju Perempat Final Piala Dunia 2026

    Kebakaran TPA Jatiwaringin, Kapriyani: Gakkum LH Jangan Hanya Retorika, Segera Tetapkan Tersangka

    Kebakaran TPA Jatiwaringin, Kapriyani: Gakkum LH Jangan Hanya Retorika, Segera Tetapkan Tersangka

    Trending Tags

    • Golden globes
    • Climate Change
No Result
View All Result
Gennus.id
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Daerah

Kelurga Gubernur Kepung Jabatan di Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah

Redaksi by Redaksi
16 Juni 2026
in Daerah
0
Kelurga Gubernur Kepung Jabatan di Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah
12
VIEWS
Share on FacebookShare on WhatsApp

Gennus.id | Lampung – Berandanya informasi keluarga Bachtiar Basri kepung jabatan di BPKAD (Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah). Lembaga Tegakkan Amanat Rakyat (TEGAR) Provinsi Lampung, minta Gubernur Mirza jangan langgar aturan. Hal ini disampaikan ketua umum Lembaga Tegakkan Amanat Rakyat Ir.Okta Resi Gumantara.SH.MH
(16/6/2026).

“Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Provinsi Lampung tengah menjadi sorotan publik. Lembaga yang mengelola triliunan rupiah uang rakyat itu kini disebut-sebut dikuasai oleh lingkaran keluarga,mantan Wakil Gubernur Lampung almarhum Bachtiar Basri, yang juga saat Pilkada 2024 menjabat sebagai ketua tim pemenangan Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal dan Wakil Gubernur Jihan Nurlela,” ujar Okta.

RELATED POSTS

95 Jemaah Umrah Asal Kuningan Dikabarkan Gagal Berangkat, Sinaya Wisata Kuningan Tegaskan Komitmen Layanan Sesuai Aturan

Marak PETI di Pasaman Timur: Puluhan Alat Berat Merusak Muaro Sungai Lolo, Masyarakat Minta Tindakan Tegas!

Berdasarkan data yang beredar, jabatan kepala BPKAD Provinsi Lampung saat ini ditempati Mirza Irawan Dwi Admaja. Nama tersebut disebut sebagai keponakan almarhum Bachtiar Basri dan juga dikabarkan memiliki kedekatan hubungan keluarga dengan lingkaran Gubernur Lampung.

Lebih lanjut Okta mengatakan, menempatkan anggota keluarga dalam satu dinas atau instansi pemerintah merupakan praktik yang sangat rentan terhadap konflik kepentingan, kolusi, dan nepotisme (KKN). Hal ini berpotensi merusak tata kelola birokrasi, menurunkan objektivitas, serta memicu masalah manajerial di lingkungan kerja. Praktik ini dapat dikritisi secara tajam melalui beberapa aspek krusial,” tegas Okta.

Berikut Aspek Krusial:

1. Rawan Konflik Kepentingan dan Penyalahgunaan Wewenang

Ketika anggota keluarga berada dalam satu dinas, terlebih jika salah satunya memegang posisi struktural atau pengambil keputusan, sangat sulit untuk menjaga objektivitas. Penilaian kinerja, promosi jabatan, hingga penugasan proyek berpotensi besar diberikan secara subjektif demi keuntungan kelompok atau keluarga, bukan murni atas dasar prestasi dan kompetensi.

2. Mematikan Meritokrasi dan Persaingan Sehat.

Birokrasi yang sehat mengedepankan sistem merit, di mana karier seseorang dibangun berdasarkan kualifikasi, kompetensi, dan kinerja. Penempatan satu keluarga dalam satu instansi dapat menutup peluang pegawai lain untuk berkembang dan menempati posisi strategis. Hal ini akan memicu demotivasi, kecemburuan sosial, dan penurunan moral kerja di kalangan Aparatur Sipil Negara (ASN) lainnya.

3. Celah Pengawasan dan Transparansi

Keluarga yang ditempatkan dalam satu instansi sering kali menciptakan lingkaran kekuasaan tertutup (cronyism). Praktik ini sangat berbahaya dalam pengelolaan anggaran dan pengadaan barang/jasa. Jika terjadi penyimpangan, proses pengawasan internal (seperti inspektorat) atau audit menjadi lemah dan tidak independen karena adanya hubungan emosional dan kekerabatan di dalam tubuh dinas tersebut.

4. Gangguan Profesionalisme dan Etika

Kerja hubungan keluarga di lingkungan kerja profesional dapat mengaburkan batas antara urusan pribadi dan kedinasan. Pengambilan keputusan atau teguran disiplin menjadi canggung untuk dilakukan jika melibatkan anggota keluarga, yang pada akhirnya mengorbankan profesionalisme pelayanan publik.Mitigasi dan Aturan yang Berlaku:Untuk mencegah praktik ini, pemerintah telah memiliki rambu-rambu pencegahan. Dalam tata kelola kepegawaian dan pedoman antikorupsi yang dicanangkan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), benturan kepentingan adalah musuh utama tata kelola pemerintahan yang bersih. Meskipun belum ada larangan spesifik secara mutlak dalam UU ASN, penempatan dalam satu unit kerja atau dinas yang sama sedapat mungkin dihindari dan diatur penempatannya ke unit lain untuk menegakkan prinsip check and balances serta pelayanan publik yang adil.Kompleksitas Hukum
Penempatan Mirza Irawan menjadi perhatian karena berasal dari Kabupaten Tulang Bawang Barat, sementara di lingkungan Pemerintah Provinsi Lampung masih terdapat sejumlah pejabat senior dengan pengalaman panjang di bidang pengelolaan keuangan daerah yang dinilai memiliki kapasitas untuk menduduki posisi tersebut.

Tak berhenti pada jabatan Kepala BPKAD, dominasi keluarga Bachtiar Basri disebut juga menjalar ke level strategis lainnya. Salah satu posisi Kepala Bidang di BPKAD diketahui ditempati anak kandung Bachtiar Basri, sementara menantunya juga menduduki jabatan penting yang memiliki kewenangan dalam tata kelola keuangan daerah.

Kondisi tersebut memunculkan pertanyaan serius di tengah publik. Sebab, BPKAD merupakan salah satu Organisasi Perangkat Daerah (OPD) paling strategis karena mengendalikan perencanaan, pengelolaan, pencairan hingga pertanggungjawaban keuangan daerah.

Berkembang isu di kalangan birokrasi bahwa penempatan sejumlah kerabat Bachtiar Basri di lingkungan BPKAD bukan semata-mata hasil proses birokrasi biasa. Beredar desas-desus adanya campur tangan pihak tertentu dari lingkaran keluarga dekat Gubernur Lampung.

Nama Kepala Inspektorat Provinsi Lampung, Dra. Bayana, ikut terseret dalam perbincangan tersebut. Bayana diketahui merupakan bibi dari Gubernur Rahmat Mirzani Djausal. Meski belum terdapat bukti resmi yang dapat menguatkan isu tersebut, sejumlah sumber menyebut adanya dugaan peran signifikan Bayana dalam mendorong penempatan nama-nama tertentu pada jabatan strategis di BPKAD.

Jika benar terjadi, situasi tersebut dinilai sangat memprihatinkan. Sebab, tata kelola pemerintahan yang sehat seharusnya berjalan berdasarkan kompetensi dan sistem merit, bukan berdasarkan kedekatan keluarga maupun balas jasa politik.

Praktik semacam itu juga berpotensi bertentangan dengan berbagai ketentuan perundang-undangan. Undang-Undang Nomor 28 Tahun 1999 secara tegas mendefinisikan nepotisme sebagai tindakan penyelenggara negara yang menguntungkan kepentingan keluarga atau kroninya secara melawan hukum sehingga dapat merugikan masyarakat dan negara.

Selain itu, Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2023 tentang Aparatur Sipil Negara mengamanatkan bahwa pengisian jabatan harus dilakukan berdasarkan sistem merit yang mengedepankan kompetensi, kualifikasi, integritas, dan kinerja tanpa diskriminasi maupun hubungan kekerabatan.

Sementara itu, Peraturan Pemerintah Nomor 94 Tahun 2021 tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil juga membuka ruang pemberian sanksi berat terhadap pejabat yang terbukti menyalahgunakan kewenangan dalam pengisian jabatan.

Ketua Lembaga Tegakkan Amanat Rakyat (TEGAR), Okta, menilai fenomena yang terjadi di BPKAD Lampung merupakan gambaran buruk tata kelola birokrasi yang jauh dari semangat profesionalisme.

“Ketika jabatan strategis yang mengelola uang rakyat dikuasai oleh satu lingkaran keluarga, ini bukan lagi soal kebetulan, melainkan penguasaan posisi yang terencana,” kata Okta.

Menurutnya, penempatan kerabat dekat almarhum Bachtiar Basri mulai dari posisi Kepala BPKAD, Kepala Bidang hingga jabatan strategis lainnya dalam satu OPD yang sama sangat sulit dipisahkan dari persepsi publik mengenai praktik nepotisme.

“Peraturan perundang- undangan sudah jelas mewajibkan seleksi terbuka berbasis kompetensi. Kalau pejabat senior lain yang sudah berpengalaman justru dikalahkan oleh pertimbangan hubungan darah, di mana keadilannya?”ini tidak benar.

“Jika bener informasi ini semestinya pemerintahan tidak boleh dikelola seperti urusan rumah tangga. Pengelolaan keuangan daerah membutuhkan kepercayaan publik, dan praktik seperti ini justru meruntuhkan kepercayaan publik.

Okta mendesak agar lembaga pengawas dan aparat berwenang segera melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap proses promosi dan mutasi jabatan di lingkungan BPKAD Provinsi Lampung.

“Mendesak BPK dan Kementerian Dalam Negeri turun tangan memeriksa proses pengangkatan ini, jangan sampai kekuasaan dan akses politik dimanfaatkan untuk mengamankan posisi keluarga sendiri di lembaga yang seharusnya paling dijaga akuntabilitasnya.(Tim/Red)

Tags: BPKADLampungProvinsi
Redaksi

Redaksi

Related Posts

95 Jemaah Umrah Asal Kuningan Dikabarkan Gagal Berangkat, Sinaya Wisata Kuningan Tegaskan Komitmen Layanan Sesuai Aturan

95 Jemaah Umrah Asal Kuningan Dikabarkan Gagal Berangkat, Sinaya Wisata Kuningan Tegaskan Komitmen Layanan Sesuai Aturan

by Redaksi
1 Agustus 2026
0

Gennus.id | Kuningan - Informasi ini diterima Gabungan Media Online dan Cetak Ternama (GMOCT), dari berbagai narasumber yang identitasnya dirahasiakan...

Marak PETI di Pasaman Timur: Puluhan Alat Berat Merusak Muaro Sungai Lolo, Masyarakat Minta Tindakan Tegas!

Marak PETI di Pasaman Timur: Puluhan Alat Berat Merusak Muaro Sungai Lolo, Masyarakat Minta Tindakan Tegas!

by Redaksi
1 Agustus 2026
0

Gennus.id | Pasaman Sumbar - Informasi ini diterima GMOCT Gabungan Media Online dan Cetak Ternama dari media online Matapubliknusantara yang...

232 Warga Muara Pantun Kesal! Surat Sudah Dikirim Mei, Hingga Juli Belum Ada Titik Terang? Diduga Sengaja Ditunda, Disembunyikan dari Bupati Kutim

232 Warga Muara Pantun Kesal! Surat Sudah Dikirim Mei, Hingga Juli Belum Ada Titik Terang? Diduga Sengaja Ditunda, Disembunyikan dari Bupati Kutim

by Redaksi
31 Juli 2026
0

Gennus.id | Kutai Timur - Perwakilan warga Desa Muara Pantun yang terdampak aktivitas PT Equalindo Makmur Alam Sejahtera makin kecewa....

Tambang Emas Ilegal Merambah Cagar Alam di Sungai Kampar, GMOCT Minta Penegak Hukum Bertindak Tegas

Tambang Emas Ilegal Merambah Cagar Alam di Sungai Kampar, GMOCT Minta Penegak Hukum Bertindak Tegas

by Redaksi
30 Juli 2026
0

Gennus.id | Sumatera Barat - Informasi ini diterima GMOCT Gabungan Media Online dan Cetak Ternama dari anggota jaringannya, media online...

Pasca Viral!!!:  Ombudsman Jabar Sarankan Kuasa Pelapor dan Ahli Waris Temui Camat Sukra Demi Akses Lahan yang Terisolir Selama Hampir 4 Tahun

Pasca Viral!!!: Ombudsman Jabar Sarankan Kuasa Pelapor dan Ahli Waris Temui Camat Sukra Demi Akses Lahan yang Terisolir Selama Hampir 4 Tahun

by Redaksi
30 Juli 2026
0

Gennus.id | Indramayu - Pasca pemberitaan yang menyebar luas di puluhan media yang tergabung dalam Gabungan Media Online dan Cetak...

Next Post
Kejahatan Lingkungan di Sungai Ciujung Berulang, JagaTani Desak Sanksi Pidana

Kejahatan Lingkungan di Sungai Ciujung Berulang, JagaTani Desak Sanksi Pidana

Perwakilan Mahasiswa Diterima Langsung oleh Wakil Presiden di Istana

Perwakilan Mahasiswa Diterima Langsung oleh Wakil Presiden di Istana

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

RECOMMENDED

Didepan Kadin Prabowo Gambarkan Skenario Gelap! Iran Disebut Sudah Punya Nuklir, Saudi Hingga Mesir Bisa Ikuti ” Siaran Sempat Terputus” Viral di Medsos

Didepan Kadin Prabowo Gambarkan Skenario Gelap! Iran Disebut Sudah Punya Nuklir, Saudi Hingga Mesir Bisa Ikuti ” Siaran Sempat Terputus” Viral di Medsos

3 Agustus 2026
SPMB SMA Terbuka Jabar Dibuka 3 Agustus, Ini Syarat Jadwal dan Cara Daftarnya

SPMB SMA Terbuka Jabar Dibuka 3 Agustus, Ini Syarat Jadwal dan Cara Daftarnya

3 Agustus 2026

© 2026 Gennus - Website by D-IT Development.

Navigate Site

  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak

Follow Us

No Result
View All Result
  • Redaksi
  • Homepages
    • Homepage Layout 1
    • Homepage Layout 2
  • Politik
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Mancanegara
  • Hukum Kriminal
  • Entertainment
  • Seni Budaya
  • Pendidikan
  • TNI Polri
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Kesehatan
  • Food

© 2026 Gennus - Website by D-IT Development.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In