ADVERTISEMENT
  • Home 2
  • Indonesia Hari Ini
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Minggu, September 20, 2026
Gennus.id
  • Login
  • Nasional
  • Daerah
  • Hukum Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Mancanegara
  • Entertainment
    Viral Riders Alphard Fajar Sadboy, Amanda Manopo Tegaskan: Bohong Semua

    Viral Riders Alphard Fajar Sadboy, Amanda Manopo Tegaskan: Bohong Semua

    Usai “Mens Rea” Pandji, Coki–Tretan Hadirkan Humor Ringan Libatkan Gibran

    Usai “Mens Rea” Pandji, Coki–Tretan Hadirkan Humor Ringan Libatkan Gibran

  • TNI Polri
    • All
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Peristiwa
    Rida Ratna Kogoya Bantu Rp40 Juta untuk 13 Calon Wisudawati Kebidanan di Wamena

    Rida Ratna Kogoya Bantu Rp40 Juta untuk 13 Calon Wisudawati Kebidanan di Wamena

    Sebanyak 98 Kepala Sekolah Resmi Dilantik Thomas Amirico, Kadisdik Provinsi Lampung

    Sebanyak 98 Kepala Sekolah Resmi Dilantik Thomas Amirico, Kadisdik Provinsi Lampung

    TPA Geluga Cibungbulang Kabupaten Bogor Kebakaran

    TPA Geluga Cibungbulang Kabupaten Bogor Kebakaran

    Lebih dari Sepekan Kasus Tewasnya Pedagang Cermin Belum Tertangkap?

    Lebih dari Sepekan Kasus Tewasnya Pedagang Cermin Belum Tertangkap?

    Detik-detik Video Amatir Penggerebekan: Oknum Perangkat Desa D R K S Diduga Berselingkuh di Kosan Kedawung, Cirebon

    Detik-detik Video Amatir Penggerebekan: Oknum Perangkat Desa D R K S Diduga Berselingkuh di Kosan Kedawung, Cirebon

    Detik-detik Jembatan Gantung Ambruk Saat Diresmikan Bupati Pangandaran

    Detik-detik Jembatan Gantung Ambruk Saat Diresmikan Bupati Pangandaran

    “Dia Enggak Tahu Apa-Apa!” Pedagang Cermin Dibawa Keluar Gang lalu Dikeroyok hingga Tewas Saat Demo DPR Ricuh

    “Dia Enggak Tahu Apa-Apa!” Pedagang Cermin Dibawa Keluar Gang lalu Dikeroyok hingga Tewas Saat Demo DPR Ricuh

    Tak Mau Melepas Hijab, Asma Wafa Andina Pilih Mundur dari Calon Kadet Putri Fakultas Kedokteran Militer Universitas Pertahan RI

    Tak Mau Melepas Hijab, Asma Wafa Andina Pilih Mundur dari Calon Kadet Putri Fakultas Kedokteran Militer Universitas Pertahan RI

    Geger! Warga Curug Dengdeng Temukan Bayi Perempuan di Depan Teras Rumahnya

    Geger! Warga Curug Dengdeng Temukan Bayi Perempuan di Depan Teras Rumahnya

    Perum Leticia Buni Bhakti Kabupaten Bekasi Meriahkan HUT RI Ke-81 Tahun dengan Lomba Futsal, Piala Ketua RT

    Perum Leticia Buni Bhakti Kabupaten Bekasi Meriahkan HUT RI Ke-81 Tahun dengan Lomba Futsal, Piala Ketua RT

    Trending Tags

    • Golden globes
    • Climate Change
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Daerah
  • Hukum Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Mancanegara
  • Entertainment
    Viral Riders Alphard Fajar Sadboy, Amanda Manopo Tegaskan: Bohong Semua

    Viral Riders Alphard Fajar Sadboy, Amanda Manopo Tegaskan: Bohong Semua

    Usai “Mens Rea” Pandji, Coki–Tretan Hadirkan Humor Ringan Libatkan Gibran

    Usai “Mens Rea” Pandji, Coki–Tretan Hadirkan Humor Ringan Libatkan Gibran

  • TNI Polri
    • All
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Peristiwa
    Rida Ratna Kogoya Bantu Rp40 Juta untuk 13 Calon Wisudawati Kebidanan di Wamena

    Rida Ratna Kogoya Bantu Rp40 Juta untuk 13 Calon Wisudawati Kebidanan di Wamena

    Sebanyak 98 Kepala Sekolah Resmi Dilantik Thomas Amirico, Kadisdik Provinsi Lampung

    Sebanyak 98 Kepala Sekolah Resmi Dilantik Thomas Amirico, Kadisdik Provinsi Lampung

    TPA Geluga Cibungbulang Kabupaten Bogor Kebakaran

    TPA Geluga Cibungbulang Kabupaten Bogor Kebakaran

    Lebih dari Sepekan Kasus Tewasnya Pedagang Cermin Belum Tertangkap?

    Lebih dari Sepekan Kasus Tewasnya Pedagang Cermin Belum Tertangkap?

    Detik-detik Video Amatir Penggerebekan: Oknum Perangkat Desa D R K S Diduga Berselingkuh di Kosan Kedawung, Cirebon

    Detik-detik Video Amatir Penggerebekan: Oknum Perangkat Desa D R K S Diduga Berselingkuh di Kosan Kedawung, Cirebon

    Detik-detik Jembatan Gantung Ambruk Saat Diresmikan Bupati Pangandaran

    Detik-detik Jembatan Gantung Ambruk Saat Diresmikan Bupati Pangandaran

    “Dia Enggak Tahu Apa-Apa!” Pedagang Cermin Dibawa Keluar Gang lalu Dikeroyok hingga Tewas Saat Demo DPR Ricuh

    “Dia Enggak Tahu Apa-Apa!” Pedagang Cermin Dibawa Keluar Gang lalu Dikeroyok hingga Tewas Saat Demo DPR Ricuh

    Tak Mau Melepas Hijab, Asma Wafa Andina Pilih Mundur dari Calon Kadet Putri Fakultas Kedokteran Militer Universitas Pertahan RI

    Tak Mau Melepas Hijab, Asma Wafa Andina Pilih Mundur dari Calon Kadet Putri Fakultas Kedokteran Militer Universitas Pertahan RI

    Geger! Warga Curug Dengdeng Temukan Bayi Perempuan di Depan Teras Rumahnya

    Geger! Warga Curug Dengdeng Temukan Bayi Perempuan di Depan Teras Rumahnya

    Perum Leticia Buni Bhakti Kabupaten Bekasi Meriahkan HUT RI Ke-81 Tahun dengan Lomba Futsal, Piala Ketua RT

    Perum Leticia Buni Bhakti Kabupaten Bekasi Meriahkan HUT RI Ke-81 Tahun dengan Lomba Futsal, Piala Ketua RT

    Trending Tags

    • Golden globes
    • Climate Change
No Result
View All Result
Gennus.id
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Opini

Membaca Kesamaan Strategi Perang Iran & Indonesia Dalam Menghadapi Ancaman!

Redaksi by Redaksi
23 Maret 2026
in Opini
0
Membaca Kesamaan Strategi Perang Iran & Indonesia Dalam Menghadapi Ancaman!
25
VIEWS
Share on FacebookShare on WhatsApp

Gennus.id | Jakarta – Pakar militer dari King’s College London, Andreas Krieg, baru-baru ini menyoroti bagaimana Iran mampu mengimbangi kekuatan raksasa dunia. Kuncinya bukan pada jumlah pesawat tempur, melainkan Ketahanan Nasional Total.

Apa yang dilakukan Iran sama dengan yang dilakukan Indonesia saat ini. Dengan segala keterbatasan, Indonesia punya aset yang jauh lebih besar dari sekadar anggaran militer: Geografi dan Rakyat.

RELATED POSTS

Percuma Berharap Ditangkap! ‘Nusron Itu Orang Sakti, Kebal Hukum

Menyepak Purbaya Bisa Menjadi “Gol Bunuh Diri” Prabowo

Meskipun secara anggaran militer terpaut jauh dari Amerika Serikat, Iran membuktikan bahwa kecerdikan strategi bisa melumpuhkan kekuatan finansial dan teknologi lawan.

Jika kita bedah lebih dalam, ada beberapa titik temu strategis antara Iran dan Indonesia yang membuat keduanya menjadi target yang sangat sulit ditaklukkan (“hard target”):

1. Strategi Kelautan: Kapal Cepat vs Kapal Induk. Iran menggunakan doktrin “Swarming Tactics” (Taktik Keroyokan). Mereka tahu tidak mungkin menandingi kapal induk AS dengan kapal yang sepadan. Maka, mereka mengerahkan ratusan kapal cepat rudal (Fast Attack Craft) yang murah dan lincah.

Kesamaan dengan Indonesia: Indonesia memiliki ribuan selat sempit. Konsep Kapal Cepat Rudal (KCR) produksi PT PAL sangat cocok dengan medan kita. Menghadapi satu kapal besar di selat sempit dengan puluhan KCR yang menyerang dari berbagai arah jauh lebih efektif daripada mengandalkan satu fregat besar.

2. Pertahanan Berlapis (Layered Defense)
Iran membangun kekuatan rudal dari jarak pendek hingga antarbenua (seperti yang baru saja mereka tunjukkan dengan jangkauan 4.000 km ke Diego Garcia).

Strategi Indonesia: Indonesia kini mulai membangun pertahanan berlapis. Mulai dari pembelian jet tempur Rafale untuk air superiority, hingga sistem pertahanan udara jarak menengah dan jauh. Bedanya, Indonesia lebih menekankan pada “interkoneksi” antar matra (Darat, Laut, Udara) agar musuh tidak bisa masuk ke ruang kedaulatan kita dengan mudah.

3. Ketahanan Domestik terhadap Embargo
Iran telah “kenyang” dengan sanksi ekonomi selama puluhan tahun, yang justru memaksa industri dalam negeri mereka (terutama dirgantara dan rudal) mandiri.

Kemandirian Indonesia: Indonesia pernah mengalami embargo militer AS pada era 90-an hingga awal 2000-an. Hal ini menjadi titik balik bagi PT Pindad, PT PAL, dan PT DI untuk mulai memproduksi amunisi, panser Anoa, hingga kapal perang secara mandiri. Strategi “Hilirisasi” yang sekarang digalakkan juga merupakan bentuk pertahanan ekonomi agar bahan mentah kita tidak mudah dimainkan oleh pasar global saat konflik.

4. Benteng Alami dan Geopolitik. Iran memiliki pegunungan Zagros yang menjadi benteng alami dari serangan darat. Indonesia memiliki “benteng laut” berupa ribuan pulau.

Analisis: Jika musuh ingin menginvasi daratan Indonesia, mereka harus melewati ribuan pulau kecil yang masing- masing bisa berfungsi sebagai pangkalan gerilya atau titik peluncuran rudal pantai. Ini akan sangat melelahkan dan menguras biaya logistik musuh.

5. Kohesi Sosial dan Psikologi Massa. Seperti yang Anda sebutkan, Iran sangat keras terhadap infiltrasi ideologi asing. Masyarakatnya memiliki kebanggaan nasional yang sangat tinggi.

Nilai Indonesia: Indonesia memiliki doktrin Sishankamrata (Sistem Pertahanan Keamanan Rakyat Semesta). Di mana saat perang terjadi, seluruh rakyat—bukan hanya TNI—menjadi bagian dari pertahanan. Kekuatan sosial melalui kearifan lokal dan gotong royong adalah aset yang tidak dimiliki oleh negara-negara Barat yang individualis.

6. Mengganggu pelayaran Internasional. Jika Iran menggunakan selat Hormuz untuk mencekik minyak dunia dan menekan sekutu AS. Indonesia lebih mematikan lagi, memegang kunci pintu dagang dunia. Indonesia memiliki empat chokepoint maritim global yang paling vital, yaitu Selat Malaka, Selat Sunda, Selat Lombok, dan Selat Makassar, yang semuanya diatur dalam ALKI (Alur Laut Kepulauan Indonesia).

Menggunakan konsep Sishankamrata (Sistem Pertahanan Keamanan Rakyat Semesta), Indonesia bisa mengerahkan nelayan dan pos-pos pengamatan di pulau-pulau kecil sepanjang ALKI. Mereka berfungsi sebagai mata dan telinga, yang jika diperlukan, bisa “mengganggu” logistik kapal dagang musuh tanpa perlu menggunakan rudal mahal. Cukup dengan menunda perjalanan satu kapal kontainer raksasa selama beberapa hari, kerugian ekonomi yang ditimbulkan bisa mencapai jutaan dolar.

Kesimpulannya. Apa yang dipraktikkan Iran adalah bukti bahwa “Kedaulatan tidak bisa dibeli, tapi harus dibangun secara mandiri.” Indonesia saat ini berada di jalur yang sama:

Kemandirian Pangan & Energi: Agar tidak bisa “dicekik” lewat sanksi ekonomi.

Kemandirian Industri Pertahanan: Agar tidak bergantung pada suku cadang asing saat perang.

Persatuan Nasional: Agar musuh tidak bisa melakukan devide et impera (adu domba).

Kunci kemenangan Iran bukan pada mengalahkan AS di medan terbuka, tapi pada kemampuan membuat musuh kehabisan uang, waktu, dan dukungan politik di negerinya sendiri karena perang yang tak kunjung usai. Begitupun dengan Indonesia yang dapat menggunakan strategi serupa untuk memenangkan perang.[]

Visi,Prabowo,PertahananNasional,SwasembadaPangan, HilirisasiStrategis,Indonesia.(Rls/Red)

Oleh: Hagia Sofia

Tags: IndonesiaPerangStrategi
Redaksi

Redaksi

Related Posts

Percuma Berharap Ditangkap! ‘Nusron Itu Orang Sakti, Kebal Hukum

Percuma Berharap Ditangkap! ‘Nusron Itu Orang Sakti, Kebal Hukum

by Redaksi
19 September 2026
0

Gennus.id | Jakarta - Kita lanjutkan kisah gerombolan koruptor anak buah Nusron Wahid di Kementerian ATR/BPN. Setelah artikel pertama dan...

Menyepak Purbaya Bisa Menjadi “Gol Bunuh Diri” Prabowo

Menyepak Purbaya Bisa Menjadi “Gol Bunuh Diri” Prabowo

by Redaksi
15 September 2026
0

Gennus.id | Jakarta - Makin seru saja cerita disepaknya Purbaya dari istana. Luar biasa tanggapan netizen, apalagi pengikut Partai Koptagul,...

Kasus Hidup Lagi! Jokowi Gagal Lindungi Ahmad Ali

Kasus Hidup Lagi! Jokowi Gagal Lindungi Ahmad Ali

by Redaksi
14 September 2026
0

Gennus.id | Jakarta - Kemarin Budi Arie, sekarang Ahmad Ali. Dua wajah Jokowi bisa tercoreng. Projo dan PSI. Keduanya juga...

Senjata Terbaru Prabowo, 200 Juta Warga Dibuatkan Rekening Bank

Senjata Terbaru Prabowo, 200 Juta Warga Dibuatkan Rekening Bank

by Redaksi
12 September 2026
0

Gennus.id | Jakarta - Lawan politik Prabowo perlu menyiapkan strategi baru. Senjata terbaru dan teranyar Prabowo lebih dahsyat dari MBG...

Gaya Korupsi Elite Para Penghuni Senayan

Gaya Korupsi Elite Para Penghuni Senayan

by Redaksi
6 September 2026
0

Gennus.id | Jakarta - Ada mengatakan, di Senayan itulah “sarang” Tikus Got Gorong-Gorong (TG3). Ah, yang benar? Kalau mengikuti fakta...

Next Post
Mafia BBM Pertalite Kab. Garut Semakin Merajalela, Diduga Kuat Ada Kerjasama dengan Operator SPBU

Mafia BBM Pertalite Kab. Garut Semakin Merajalela, Diduga Kuat Ada Kerjasama dengan Operator SPBU

Presiden Prabowo Melontarkan Bahasa Lebih Baik Uang Untuk Makan Rakyat daripada di Korupsi!

Presiden Prabowo Melontarkan Bahasa Lebih Baik Uang Untuk Makan Rakyat daripada di Korupsi!

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

RECOMMENDED

Prof Jimly Asshiddiqie Soroti Cara Pemecatan Purbaya Bikin Elus Dada, Singgung Etika Bernegara

Prof Jimly Asshiddiqie Soroti Cara Pemecatan Purbaya Bikin Elus Dada, Singgung Etika Bernegara

19 September 2026
Percuma Berharap Ditangkap! ‘Nusron Itu Orang Sakti, Kebal Hukum

Percuma Berharap Ditangkap! ‘Nusron Itu Orang Sakti, Kebal Hukum

19 September 2026

© 2026 Gennus - Website by D-IT Development.

Navigate Site

  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak

Follow Us

No Result
View All Result
  • Redaksi
  • Homepages
    • Homepage Layout 1
    • Homepage Layout 2
  • Politik
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Mancanegara
  • Hukum Kriminal
  • Entertainment
  • Seni Budaya
  • Pendidikan
  • TNI Polri
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Kesehatan
  • Food

© 2026 Gennus - Website by D-IT Development.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In