GENNUS.ID | CILEGON – Sekretaris Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Cilegon, Drs. Sutisna Abas, M.H., menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada jajaran Kepolisian Daerah (Polda) Banten dan Kepolisian Resor (Polres) Cilegon atas keberhasilan mengungkap kasus pembunuhan tragis yang menimpa Muhammad Axle (9), putra dari Dewan Pakar PKS Cilegon, Haji Maman Suherman.
Keberhasilan ini dikukuhkan setelah tim gabungan berhasil menangkap tersangka HA (31) melalui serangkaian penyelidikan berbasis Scientific Crime Investigation.
Drs. Sutisna Abas, M.H. dalam pernyataanya menyebutkan bahwa keberhasilan Polri dalam mengungkap tabir misteri yang sempat meresahkan warga Cilegon ini merupakan bukti profesionalisme dan dedikasi luar biasa institusi kepolisian dalam menegakkan hukum.
“Kami atas nama pribadi dan institusi MUI Kota Cilegon memberikan selamat dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Kapolda Banten Irjen Pol. Hengki dan Kapolres Cilegon AKBP Martua Raja Taripar Laut Silitonga beserta seluruh jajaran Reskrim yang telah bekerja tanpa lelah. Pengungkapan ini memberikan rasa keadilan bagi keluarga korban dan ketenangan bagi masyarakat,” ujar Sutisna Abas di Cilegon, Rabu (07/01/2026).
Berdasarkan fakta yang dirilis dalam konferensi pers di Mapolres Cilegon, pelaku HA yang merupakan seorang karyawan swasta ditangkap setelah melalui pembuktian forensik yang akurat, di mana DNA darah korban ditemukan identik pada pisau milik tersangka. Pelaku diketahui melakukan aksi kejinya karena terdesak motif ekonomi akibat kerugian investasi kripto dan utang ratusan juta rupiah.
Sutisna menambahkan, tindakan tegas dan cepat yang dilakukan Polri merupakan pesan kuat bahwa keamanan di Kota Cilegon tetap menjadi prioritas utama.
“Semoga dengan terungkapnya kasus ini, institusi Polri semakin dicintai masyarakat karena kehadirannya yang memberikan perlindungan nyata. Kami berharap Kota Cilegon terus terjaga sebagai kota yang aman, damai, dan ramah bagi anak serta seluruh warga,” pungkasnya.
Sebagaimana diketahui, korban Muhammad Axle ditemukan meninggal dunia di rumahnya di Komplek BBS III, Cilegon, pada pertengahan Desember 2025 lalu. Pengungkapan kasus ini menjadi bukti komitmen kepolisian dalam menuntaskan kasus kekerasan terhadap anak dengan hukuman maksimal bagi pelaku pembunuhan tersebut. (Red)





















