Gennus.id | Jakarta – Ketua Parlemen Iran, Mohammad Bagher Ghalibaf, menyatakan bahwa sekitar 7 juta warga Iran telah menyatakan kesiapan untuk membela negara jika terjadi serangan dari luar.
Pernyataan tersebut disampaikan melalui unggahan di media sosial, yang berisi narasi emosional tentang pengalaman perang, pengorbanan, serta pentingnya mempertahankan kedaulatan nasional. Dalam pesannya, ia menegaskan bahwa rakyat Iran bukan pihak yang menginginkan konflik, namun siap menghadapi situasi terburuk jika diperlukan.
Sejumlah laporan media internasional seperti TASS dan CBS News menyebut bahwa angka jutaan warga tersebut berasal dari kampanye mobilisasi nasional. Namun, angka ini dipahami sebagai deklarasi kesiapan masyarakat, bukan mobilisasi militer aktif secara resmi.
Pernyataan ini muncul di tengah meningkatnya ketegangan antara Iran dengan Amerika Serikat dan Israel dalam beberapa waktu terakhir. Saling pernyataan keras dari berbagai pihak memicu kekhawatiran akan potensi eskalasi konflik yang lebih luas di kawasan.
Pengamat menilai, narasi yang disampaikan merupakan bagian dari strategi komunikasi politik untuk menunjukkan kekuatan domestik sekaligus memberikan efek pencegah (deterrence) terhadap kemungkinan ancaman dari luar.(Rls/Red).
#Iran #Geopolitik #TimurTengah #GlobalNews #Internasional #BeritaDunia





















